0
85 Orang KeracunanTutut Di Bogor ,  Diimbau Untuk Tidak Memakannya Lagi 

Puluhan warga Kota Bogor mengalami keracunan usai memakan keong sawah atau tutut.Makanan khas untuk berbuka puasa itu membuat 85 warga mengalami keracunan dan harus dilarikan ke rumah sakit.


warga yang keracuna mengalami gejala mual, pusing, diare, dan demam tinggi. Kondisi tersebut dialami setelah warga mengonsumsi tutut (keong sawah).

Puluhan Warga KampuNg Sawah, RT 1/7, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor mengalami keracunan usai berbuka puasaWarga Bogor diimbau untuk tidak mengonsumsi tutut pasca-kejadian keracunan massal yang dialami warga di Tanah Baru, Kota Bogor.

"Tujuannya untuk mengantisipasi kejadian serupa tidak terulang lagi, karena keracunan itu berasal dari tutut yang dibeli dari sumber yang sama," kata Kepala Puskesmas Bogor Utara, dr Oki Kurniawan, Minggu (27/5/2018).

Dr Oki Kurniawan mengatakan, warga positif mengalami keracunan akibat bakteri. Tetapi jenis bakteri apa yang terkandung masih dalam analisa di laboratorium.

Oki menambahkan, kejadian keracunan massal ini baru pertama kali terjadi, dan langsung mengenai masyarakat dalam jumlah banyak mencapai 85 orang, sehingga Kepala Dinas Kesehatan dan Plt Wali Kota Bogor menetapkan status KLB.

Bagi warga, tutut salah satu hidangan yang paling diminati setiap bulan Ramadan. Ini terlihat maraknya pedagang tutut di pasar-pasar dan penjual takjil musiman. Tutut dijual dengan aneka rasa, ada tutut super pedas, dan tutut rasa original.

Post a Comment

 
Top