0
 Bocah Yatim Piatu Dihukum Siraman Oli Karena Mencuri

Baru-baru ini viral di Facebook mengenai foto anak yatim piatu yang menuangkan oli bekas ke kepalanya sendiri.


Foto tersebut dibagikan oleh Masy Hadi URC di grup Informasi Kedaruratan dan Kepedulian Jogjakarta.

Pemilik bengkel yang menghukum bocah itu bernama Arif Alfian (37). Dia mengaku sikapnya itu untuk memberi efek jera.

"Saya minta maaf sudah melakukan yang mungkin tidak benar untuk anak. Dari hati saya, saya minta maaf yang sebesar-besarnya," kata Arif saat ditemui di bilangan Sleman, DIY. 


Hal tersebut dibenarkan oleh Sehadi Utomo (50), selaku Dukuh Sangurejo, Wonokerto, Turi, Sleman yang juga ikut menangani dalam kasus tersebut.

ALD (14), anak yang dihukum mengguyur diri dengan oli akibat ketahuan mencuri di bengkel, diketahui sudah tidak mempunyai orang tua alias yatim piatu. Ia disebut sudah menjadi yatim piatu sejak tahun 2015 lalu.

Hal itu diungkapkan oleh Azi Solihin (29), kerabat ALD dari Dusun Banyeman, Desa Bangunkerto, Desa Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Azi menngungkapkan bahwa orang tua ALD meninggal dalam waktu yang berdekatan.

Ayah ALD meninggal dunia akibat jatuh dari pohon kelapa pada tahun 2015. Sekitar tiga bulan berselang, giliran ibu ALD yang meninggal dunia karena sakit. "Tahun 2015 ayahnya meninggal jatuh dari pohon kelapa. Belum 100 hari, ibunya sakit kanker serviks," kata Azi saat mendampingi ALD

di Polres Sleman, Selasa (1/5).

Ketua KPAI Susanto "Kami mengecam keras atas hukuman yang diberikan kepada anak tersebut. Ini tak seharusnya dilakukan. Berbahaya bagi anak yang bersangkutan," Susanto tetap tak sepakat dengan hukuman yang diberikan oleh pemilik bengkel itu meski bertujuan baik. Bagi Susanto,

tujuan baik harus dilakukan dengan proses yang baik.

Post a Comment

 
Top