0
Kementerian PUPR Infrastruktur Jalan Dalam Menghadapi Arus Mudik 2018

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan kesiapan infrastruktur jalan dalam menghadapi arus mudik 2018 lebih baik dari 2017. 


Dengan adanya penambahan ruas jalan tol dan preservasi pada ruas-ruas jalan nasional, para pemudik memiliki alternatif rute sehingga tidak hanya mengandalkan jalan tol untuk ke kampung halaman.

“Kementerian PUPR tengah melakukan perbaikan Jembatan Cincin Lama yang berada di Jalur Pantura Jawa yang ditargetkan selesai H-10 bisa selesai dan digunakan. Jalur Pantai Selatan Jawa kondisinya baik. Sementara untuk jalan tol tidak ada lagi jalur darurat,” kata Menteri Basuki dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (5/5/2018).

Adapun rincian ruas tol gratis tersebut ialah, Pemalang-Semarang sepanjang 108,2 km. Jalur ini bisa dilalui fungsional dimana pada ruas ini terdapat Jembatan Kali Kuto yang ditargetkan selesai H-7. 

Selanjutnya ruas tol Salatiga-Solo sepanjang 32,54 km yang digunakan fungsional, serta ruas Sragen-Ngawi sepanjang 55,05 km yang juga berstatus fungsional. 

Bila akhir tahun ini sudah beroperasi penuh, jalan tol yang menghubungkan Jakarta dengan Surabaya bisa digunakan secara penuh. Dengan demikian, maka waktu tempuh mudik di jalur darat tersebut bisa lebih cepat.

Sebab bila menggunakan jalur fungsional, batas kecepatan kendaraan yang diperbolehkan hanya 40 km/jam. Dengan beroperasional secara penuh, maka batas kecepatan di jalan tol Jakarta-Surabaya bisa lebih tinggi.

Berdasarkan catatan Kementerian PUPR, saat ini jalan tol yang masih memiliki status fungsional untuk mudik Lebaran ada sepanjang 234 km.

Titik kritis mudik tahun 2018 yakni pada lokasi pembangunan Jembatan Kenteng sepanjang 496 meter. yang berada pada ruas tol Salatiga-

Kartasura. “Kami mohon maaf Jembatan Kenteng masih belum kita selesaikan untuk mudik Lebaran 2018. Kementerian PUPR akan membangun jalan rigid pavement yang akan melintasi dibawah Jembatan Kenteng,” kata Menteri Basuki.

Basuki menambahkan untuk Tol Ngawi Kertosono ruas Ngawi-Wilangan sepanjang 47,95 km sudah diresmikan oleh lalu oleh Presiden Joko Widodo. Sementara untuk ruas Wilangan-Kertosono sepanjang 38,56 km bisa digunakan fungsional.

Post a Comment

 
Top