0
Mabes Polri Melarang Masyarakat Untuk Menyebarkan Kabar Tentang Teroris

Mabes Polri mengeluarkan sejumlah imbauan kepada masyarakat usai serangan teroris yang terjadi di Jawa Timur.


Salah satunya adalah melarang masyarakat menyebarkan konten kekerasan dan kesadisan terkait aksi terorisme.

"Mengimbau agar masyarakat tidak mem-posting foto maupun video yang menggambarkan kekerasan dan kesadisan," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto di kantornya.

Setyo menambahkan, Polri akan melakukan kewajibannya dalam memberikan perlindungan, pelayanan dan penegakan hukum.

Polri juga mengharapkan masyarakat tidak menyebarkan berita yang belum teruji kebenaran dan akurasinya. Masyarakat wajib waspada berita yang dikirim oleh sumber yang tidak jelas.

Seperti informasi adanya serangan terorisme di Gereja Santa Anna, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin pagi tadi. Menurut Setyo, informasi itu hoaks dan telanjur menciptakan keresahan di tengah-tengah masyarakat.

"Kami mengimbau untuk tidak membagikan atau sharing dan posting kembali informasi yang akan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan," kata Setyo.

Terkait serangkaian serangan teroris di Jawa Timur, Polri mengimbau seluruh masyarakat tetap tenang tanpa mengurangi kewaspadaan. Polri memastikan akan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Imbauan terakhir, jadikan terorisme musuh bersama. Kita bersama-sama berani melawan terorisme," ucap Setyo.

Post a Comment

 
Top