0
  Pengoperasian Kereta Cepat Menjadi Mundur, Dari 2020 Menjadi 2021

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan kereta cepat Jakarta-Bandung akan beroperasional pada Maret 2021. Hal itu akan terealisasi jika proyek pengerjaan tersebut rampung akhir 2020.


"Inginnya akhir 2020 mungkin selesainya (proyek). Tapi kan harus tetap dilakukan uji coba, biasanya memakan waktu tiga bulan," kata Menteri BUMN Rini Soemarno, Rabu (2/5).

Uji coba umumnya membutuhkan waktu tiga hingga empat bulan tergantung dari proyeknya. Menurut Rini, uji coba pada kereta cepat Jakarta-Bandung wajib dilakukan demi menjamin keselamatan penumpang dan operasional bisa dilakukan dengan baik.


Rini menjelaskan, kondisi tersebut tak jauh beda dengan pembangunan light rail transit (LRT) Palembang. Meski pekerjaan hampir rampung namun perlu dilakukan uji coba.Pemerintah mempercayakan proyek kereta cepat pertama Indonesia ini kepada China yang dianggap berpengalaman di bidang transportasi massal tersebut. China kini memiliki 25.000 Kilometer jalur kereta cepat.

Lebih lanjut Rini mengatakan, proyek konstruksi KCJB tersebut sudah mulai berlangsung dari bulan ini, setelah pada 2015 lalu terganjal oleh pembebasan lahan yang memakan waktu hingga 3 tahun, sehingga membuat pengoperasian kereta cepat menjadi mundur, dari 2020 menjadi 2021.

"Target Maret 2021. Kepengennya akhir 2020 mungkin selesainya, tapi kan harus ditesting makan waktu 3 bulan," terang Rini.

Seperti diketahui, proyek KCJB ini akan menempuh jalur sepanjang 142,3 kilometer dengan melewati 4 Tunnel atau tempat pemberhentian antara lain Halim, Karawang, Walini dan Tegalluar.

Post a Comment

 
Top