0

Info Terkini - Polres Tanggamus mengantisipasi peredaran uang palsu di wilayah hukumnya. Salah satu caranya, masyarakat yang mendapati uang palsu diminta untuk segera melapor.

Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma mengakui, selama masa kampanye sejak pertengahan Februari, belum pernah ada laporan temuan uang palsu. Meski begitu, langkah antisipasi tetap harus dilakukan.

"Antisipasi dari kami terhadap peredaran uang palsu dengan terus mengawasi peredaran uang. Teknisnya, jajaran kami akan pantau lokasi-lokasi perputaran uang seperti di pasar dan lainnya. Sebab lokasi itu titik rawan peredaran uang palsu," ujar Rasma

Untuk itu, ia pun minta masyarakat jika menemukan uang palsu untuk segera melapor ke kepolisian.

"Jadi pencegahan uang palsu bukan saja dari pihak kepolisian, tapi juga dari masyarakat. Mereka inilah yang harus aktif berperan. Sedangkan kepolisian menjalankan tugasnya menegakkan hukum," ujar Rasma.

Di Tanggamus, kasus uang palsu pernah ditemukan di Kota Agung. Tersangkanya adalah Agusetiawan, seorang debt collector sebuah leasing motor di Kota Agung. Modus yang dipakai adalah menggunakan uang palsu untuk membeli pakaian dan sembako.

Post a Comment

 
Top