0

Info Berita - Gubernur Jakarta Anies Baswedan menyegel bangunan di pulau-pulau reklamasi C dan D di Teluk Jakarta di pantai utara Jakarta. “Kami ingin menegaskan bahwa di Jakarta, kami menegakkan peraturan untuk semua tanpa memandang status mereka,” kata Anies pada Islet C hari ini.

Pada tahun 2014 dan 2015, pulau-pulau reklamasi C dan D disegel karena PT Kapuk Niaga Indah sebagai pengembang pulau membangun bangunan tanpa izin.

Anies Baswedan mengungkapkan bahwa lebih dari 300 petugas Pelayanan Publik (Satpol PP) dikerahkan untuk menyegel 932 bangunan di pulau D. Bangunan terdiri dari 212 toko, 409 rumah, dan 311 toko dan rumah yang tidak lengkap.

Kepala Badan Tata Ruang dan Tanah Jakarta Iwan Kurniawan mengatakan penutupan itu terjadi sehari setelah pemerintah Jakarta mengirim surat kepada pengembang. "Kami telah mengirim surat perintah penutupan kemarin," katanya.

Berdasarkan surat itu, penutupan itu dilakukan karena PT KNI melanggar UU No. 28/2002 tentang bangunan, UU No. 26/2007 tentang perencanaan tata ruang, dan peraturan lainnya.

Post a Comment

 
Top