0
Bareskrim Polri Resmi Hentikan Kasus PSI , Bawaslu Anggap KPU Tak Konsisten

Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu menyesalkan ketidakkonsistenan sikap Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam memberikan keterangan mengenai penyidikan dugaan pelanggaran pidana pemilu Partai Solidaritas Indonesia (PSI). 


Badan Reserse Kriminal Mabes Polri sebelumnya telah menghentikan penyidikan dugaan pelanggaran pidana iklan PSI.

"Kami sesalkan pernyataan anggota KPU Wahyu Setiawan yang tidak konsisten saat diperiksa di Bawaslu dan Bareskrim," kata anggota Bawaslu, Ratna Dewi, di kantornya, Kamis, 31 Mei 2018.

Wahyu pun menjelaskan lebih jauh apa yang dimaksud dengan pertanyaan berbeda di lembaga-lembaga tersebut.

"Di Bawaslu tidak ada soal 'apakah PKPU kampanye 2019 sudah ada?' tidak ada yang seperti itu. Kan faktanya memang belum ada," ucap Wahyu.

"Nah dengan belum adanya PKPU soal kampanye 2019 itu, itu sangat mempengaruhi cara pandang gakumdu. Itu pertama," sambung dia.

Menurut Wahyu, pertanyaan itu memiliki konsekuensi yang banyak. Namun, pertanyaan-pertanyaan semacam itu, sebut dia, memang belum ditanyakan ketika di Bawaslu.

Wahyu mengatakan, pernyataan yang dirinya sampaikan berbeda akibat pertanyaan yang diberikan pun juga berbeda.

"Soal yang pernyataan saya berbeda, itu disebabkan karena pertanyaannya berbeda," katanya kepada wartawan, Kamis (31/5).

Dia memberikan penjelasan lebih jauh terkait apa yang dimaksud dengan pertanyaan berbeda di lembaga-lembaga tersebut.

"Yang berbeda begini, di Bawaslu tidak ada soal 'apakah PKPU Kampanye 2019 sudah ada?' tidak ada yang seperti itu. Kan faktanya memang belum ada," ucap Wahyu.

Post a Comment

 
Top