0

Info Berita - Polisi Pulogadung telah menembak mati seorang yang diduga begal, yang diidentifikasi sebagai Raka Jari Yanto, 21, yang dilaporkan sering melakukan perampokan di Pulogadung, Jakarta Timur.

Raka ditangkap oleh polisi setelah ia diduga mencoba mencuri ponsel milik Untung Parulian Situmorang, 20, yang duduk di sisi Jl. Cipinang Baru Raya pada hari Selasa.

Kapolsek Pulogadung, Comr. Sukadi mengatakan pada hari Kamis Raka telah mendekati Untung dengan sepeda motor yang dikemudikan oleh temannya, Aang Ika.

Selain mencuri telepon, Raka juga diduga menyerang Untung dengan sabit setelah dia menolak untuk menyerahkan teleponnya.

Untung menderita luka di punggung dan pahanya akibat serangan itu.

Sejumlah warga yang melihat kejadian tersebut mencoba membantu Untung dan menangkap Raka, yang kemudian dibawa ke kantor polisi. Aang melarikan diri dari tempat kejadian.

Sukadi mengatakan Raka tidak kooperatif ketika polisi memintanya untuk memimpin mereka ke rumah Aang.

“Raka mencoba mengambil senjata petugas polisi. Kami melihat bahwa ia dapat mengancam keselamatan para petugas polisi. Polisi menembakkan tembakan peringatan, tetapi dia tidak memperhatikan, jadi polisi menembaknya di dadanya, ”kata Sukadi pada hari Kamis seperti dikutip oleh media.

Sebelumnya, Polres Bekasi menyerahkan penghargaan kepada Mohamad Irfan Bahri dan Ahmad Rafiki, keduanya 19, karena melawan dua orang yang diduga begal di jembatan layang Summarecon Bekasi di Jawa Barat.

Mirip dengan kasus di Pulogadung, begal mencoba mencuri ponsel dan menyerang korban dengan sabit.

Post a Comment

 
Top