0

Info Berita - Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab berencana kembali ke Indonesia menyusul dikeluarkannya surat pemberhentian untuk kasus pornografi terhadap dirinya. Ini akan menjadi periode satu tahun dari persembunyiannya di atas pemeriksaan polisi seandainya dia tiba pada Juni 2018.

“Insya Allah dia akan kembali ke Indonesia,” kata pengacara Rizitaq Kapitra Ampera dalam sebuah pesan singkat, pada hari Minggu, 17 Juni. Kapitra menyatakan kliennya masih tinggal di Mekah, Arab Saudi. "Tunggu pengumumannya," tambahnya.

Polisi pada hari Minggu mengkonfirmasikan surat pengakhiran (SP3) untuk kasus pornografi terhadap Rizieq Shihab telah dikeluarkan karena para penyidik ​​mengalami kesulitan untuk menemukan bukti tambahan untuk mendukung dugaan keterlibatan Rizieq dalam kasus tersebut.

Polisi menamakan Rizieq sebagai tersangka atas berbagai kasus seperti penodaan agama, penghinaan terhadap ideologi dan simbol negara, dan pornografi pada awal 2017 setelah ia memimpin 212 demonstrasi yang berhasil memenjarakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Sebelumnya, pada Februari 2018, Rizieq Shihab dikabarkan telah membeli tiket penerbangan ke Indonesia. Namun, rencana itu dihentikan karena memicu pro dan kontra reaksi di antara masyarakat.

Selanjutnya, Wakil Komisaris Kepala Polisi Nasional. Jenderal Syafruddin menegaskan tidak ada niat politik atas penerbitan SP3 untuk kasus Rizieq Shihab. “Semua penegak hukum, penyidik ​​polisi, jaksa, atau KPK independen. Tidak ada pretensi, ”dia menggarisbawahi.

Post a Comment

 
Top