0
Jambret Cempaka Putih Serahkan Diri ke Polisi karena Merasa Gelisah 

Sandi Haryanto, (27) pelaku jambret di Cempaka Putih, Jakarta Pusat yang menewaskan perempuan penumpang ojek online menyerahkan diri ke polisi. Dia mengaku dihantui perasaan bersalah selama pelariannya.


Sandi menjelaskan, perasaan gelisah muncul sejak mengetahui korban yang dijambret meninggal dunia dari media online.

Sandi mengaku, penyerahan dirinya dilakukan lantaran terbayang korbannya yang tewas terjatuh.

"Setelah tiga hari lakukan jambret itu saya merasa bersalah kepada korban yang saya tahu meninggal," ujar Sandi saat ditanya wartawan, Senin (9/7/2018).

"Tiba-tiba saya tengiang dan terbayang-bayang korban, jadi susah tidur dan gelisah," tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, AKBP Arie Ardian pun menegaskan akan membuat resah para pelaku kejahatan di jalanan. Bahkan, dirinya tidak segan akan melakukan tindakan tegas terukur karena Arie menilai pelaku ini membahayakan masyarakat

"Saya harap berhati-hati apabila membawa tas jangan dibawa disamping kiri atau kanan tapi diamankan di tengah. Jangan menggunakan handphone sambil berkendaraan walaupun dibonceng," pesan Arie.

Post a Comment

 
Top