0

Penembakan di Lapas Pekanbaru Diduga Terkait Narkoba

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pekanbaru, Riau Yulius Sahruza menyebut kasus penembakan Lapas Pekanbaru merupakan sebuah aksi teror. "Ini adalah teror. 


Besar kemungkinan teror pelaku narkoba," ujar Yulius Senin (9/7/2018). Menurut dia, apabila petugas yang sedang berjaga melihat pelaku melakukan penembakan, kemungkinan besar pelaku akan menyerang petugas.

Pada Minggu dini hari, terdengar suara tembakan sebanyak lima kali orang tak dikenal ke Lapas Pekanbaru. Tembakan menyasar ke pintu bagian pelayanan. Akibat tembakan itu, sejumlah kaca di Gedung Lapas rusak hingga tembus ke dalam gedung. 

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun terluka dari insiden tersebut. 

Dari olah tempat kejadian perkara, Pribadi menyebut pihaknya menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya adalah dua selongsong peluru, satu proyektil, dan setengah proyektil dalam keadaan pecah. 

Total terdapat lima kali tembakan yang dilakukan oleh orang tak dikenal ke Lapas Pekanbaru. Tembakan itu menyasar ke pintu bagian pelayanan. Akibat tembakan tersebut, sejumlah kaca di gedung lapas rusak dan tembus ke dalam gedung.

Sebelumnya Gedung Lapas Pekanbaru ditembaki orang tak dikenal. Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol Ditjen PAS, Ade Kusmanto, menuturkan insiden tersebut terjadi pada Minggu (8/7) pukul 03.30 WIB. 

Lokasi penembakan diduga berpusat di ruang kunjungan lapas. Kaca ruangan telah pecah saat diperiksa sekitar pukul 07.25 WIB.

"Sekitar pukul 07.25 WIB, saat petugas lainnya berinisial A masuk ke lapas, ruang kunjungan telah berantakan, bahkan kaca dan tembok pecah. Diduga ditembaki orang tak dikenal," tutur Ade dalam keterangannya.

Post a Comment

 
Top