0
Rupiah Menguat , Rupiah Masih Ada Ruang Apresiasi 

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan Bank Indonesia senantiasa akan terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui berbagai instrumen kebijakan.


Salah satunya menaikkan suku bunga acuan atau BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 5,25 persen yang diputuskan BI pada 28 Juni-29 Juni 2018.

Perry mengatakan, kenaikan suku bunga tersebut mendapat persepsi positif investor dan mendorong arus masuk modal asing ke Indonesia. Langkah ini juga disambut baik pelaku pasar sehingga turut mendorong terjaganya stabilitas nilai tukar rupiah. 

Data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, nilai tukar rupiah pada 2 Juli 2018 lalu berada di level Rp 14.331 per dollar AS dan sempat menguat ke level Rp 14.331 per dollar AS pada 9 Juli 2018. Walaupun melemah lagi ke level Rp 14.358 per dollar AS pada 13 Juli 2018.

Pergerakan rupiah terhadap dolar AS diproyeksikan akan bergerak secara variatif. Secara teknikal, pada USDIDR daily chart terlihat bahwa pergerakan rupiah sudah menyentuh level garis fibonacci 61,8% sehingga mengindikasikan bahwa dolar berpotensi rebound secara terbatas terhadap rupiah.

Namun jika ditinjau pada indikator stochastic dan RSI yang cenderung bergerak menurun menuju ke area oversold, maka hal ini diharapkan bahwa apresiasi rupiah terhadap dolar AS masih berlanjut.

Post a Comment

 
Top