0
Spanduk Berbunyi "Filipina Provinsi China" Muncul di Manila

Spanduk yang menyebut Filipina sebagai 'provinsi Cina' secara misterius muncul di jembatan di Manila pada Kamis (12/7).


Hal ini tentu saja memicu kemarahan di media sosial pada apa yang merupakan ulang tahun kedua dari kemenangan Manila atas Beijing dalam kasus arbitrase yang penting.

Istilah 'provinsi Cina' dan 'Laut Cina Selatan' cenderung bergeser artinya di Twitter. Sementara laporan berita tentang kemunculan tiba-tiba spanduk terpal merah di sepanjang jalan raya utama menghasilkan ribuan komentar di Facebook.

Juru bicara pemerintah Filipina, Harry Roque menyebut kemunculan spanduk-spanduk itu amat "absurd". 

"Pelaku pemasangan spanduk ini pasti musuh-musuh pemerintah," ujar Roque. Sejauh ini belum ada kelompok yang bertanggung jawab terkait kemunculan spanduk-spanduk misterius yang setidaknya terlihat di lima lokasi itu.

Beberapa pihak menuding oposisi sebagai otak di balik pemasangan spanduk, dengan tujuan mendiskreditkan ketegangan yang terjadi dalam hubungan diplomatik antara Manila dan Beijing.

Namun, ada pula yang mencela hal tersebut sebagai ketidaktegasan pemerintah Filipina terhadap invasi Negeri Tirai Bambu di Laut China Selatan.

Post a Comment

 
Top