0
Anggota Polri Dianiaya Saat Hendak Grebek Judi

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda NTT melalui Subdit Jatanras menangkap lima pelaku pengeroyokan dan penganiayaan terhadap, Bripda ZK. 


Ia dianiaya ketika membubarkan judian bola guling di RT 27/RW 10 Kelurahan Naikolan, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Menurut Kasubdit Jatanras Polda NTT, AKBP Josua Tampubolon, lima tersangka itu RA alias Baron, ROD, PPM, MYR dan CN. Josua membeberkan bahwa Bripka ZK dianiaya dan dikeroyok ketika sedang menjalankan tugasnya.

"Judi digelar di dekat sebuah rumah yang sedang berduka," kata Kasubdit Jatanras Polda NTT AKBP Josua Tampubolon, Jumat, 10 Agustus 2018.

Lima tersangka tersebut yakni Rajab Abdulah alias Baron, Roni Oktavianus Djara, Piter Paulus Marentek, Mester Yohanis Radja, serta Cornelius Nguru dengan perannya masing-masing menganiaya petugas, serta menghalang-halangi anggota Jatanras saat membubarkan aksi perjudian bola guling.

Saat tiba di lokasi, polisi mendapat perlawanan dari para pelaku dan masyarakat setempat. Salah satu anggota polisi yakni Bripda ZK dikeroyok dan dipukul dengan kursi.

Karena terdesak, polisi kemudian mengeluarkan tembakan peringatan, sehingga para pelaku melarikan diri.

Setelah melakukan penyelidikan dan bekerjasama dengan masyarakat setempat, polisi menangkap mereka di sejumlah tempat berbeda.

Dia menegaskan, tidak menutup kemungkinan tersangka baru dalam kasus penganiayaan polisi itu. Salah satunya RK yang masih buron.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 214 ayat (2) ke 1e KUHP juncto Pasal 170 ayat (1) KUHP terkait pengeroyokan subsider Pasal 351 ayat (1) KUHP terkait penganiayaan Juncto Pasal 55 KUHP ayat (1) ke- 1e KUHP terkait perbuatan turut serta melakukan tindak pidana sesuai dengan peran setiap tersangka.

Post a Comment

 
Top