0
Eks Kalapas Sukamiskin Akui Terima Suap dari Suami Inneke Koesherawati

Mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Sukamiskin Wahid Husein mengaku menerima suap dari suami Inneke Koesherawati yang juga terpidana kasus suap proyek satelit monitoring di Bakamla, Fahmi Darmawansyah.


"Saya terima, saya mengaku bahwa saya salah dalam mengelola Lapas (Sukamiskin) ini," ujar Wahid usai pemeriksaan sebagai tersangka di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (7/8).

"Ya saya dalam pemeriksaan kali ini mohon maaf kepada pimpinan dan masyarakat atas segala kesalahan," kata dia.

Saat disinggung siapa saja narapidana korupsi yang telah menyuap dirinya demi mendapat fasilitas mewah, Wahid tak menjawab.

"Pokoknya saya salah dan saya mengikuti proses hukum. Terima kasih ya," kata dia.

Sebelumnya, KPK menetapkan Wahid sebagai tersangka karena diduga menerima suap dari narapidana korupsi di Badan Kemanan Laut, Fahmi Darmawansyah. KPK menduga Fahmi memberi suap berupa satu buah mobil Mitsubishi Triton warna hitam agar memberikan fasilitas penjara mewah dan izin keluar lapas kepada narapidana.

Dalam kasus ini KPK telah menetapkan empat tersangka yaitu Wahid Husein dan ajudannya Hendri Saputra sebagai penerima suap serta Fahmi dan narapidana pendamping Andri Rahmat sebagai tersangka pemberi suap.

KPK menetapkan keempat orang itu sebagai tersangka setelah menggelar operasi tangkap tangan di sejumlah tempat di Bandung pada Sabtu, 21 Juli 2018.

Post a Comment

 
Top