0
Partainya Tommy Soeharto Lempar Sinyal Merapat ke Gerbong Prabowo

Partai Berkarya terus menggodok strategi politik untuk Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Sebagai partai debutan mereka tengah merencanakan skenario terbaik untuk menentukan arah dukungan.


Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Berkarya Priyo Budi Santoso mengatakan, di antara dua poros yang mengemuka, sinyal dukungan dianggap lebih mengarah ke kubu Prabowo Subianto.

Berkarya memberi sinyal bakal merapat ke koalisi kubu Prabowo Subianto. Menurut Priyo, tidak tertutup kemungkinan partai besutan Tommy Soeharto ini bersatu dengan koalisi mantan Danjen Kopassus itu. Tentu saja selama masih ada kesamaan cara pandang kepemimpinan.

"Kalau chemistery-nya tidak terjadi ya tidak akan terjadi, tapi arahnya ya sepertinya ya begitu lah. Kami kan partai yang bebas merdeka untuk menyampaikan pandangan tapi dipastikan kami menghormati Ijtimak Ulama kemaren," ungkap mantan Wakil Ketua DPR RI itu.

Meski sinyal itu begitu kuat, Priyo menjelaskan tidak serta merta Partai Berkarya akan melabuhkan pilihan pada Prabowo.

Sebab, Partai Berkarya juga memerlukan kedekatan emosional dengan sosok bakal diusung atau didukung pada Pilpres 2019.

"Komunikasi mengalir, beberapa kubu menjalin komunikasi, mendekati kami. Tapi, kami masih menunggu keajaiban di menit-menit terakhir, baru menentukan pilihan capres mana yang dipilih," ungkap Priyo.

Sementara itu, Partai Berkarya menargetkan sebelum tanggal 8 Agustus arah dukungan sudah dapat diputuskan. Sebab masa itu telah memasuki fase akhir waktu pendaftaran capres dan cawapres yang diberikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Post a Comment

 
Top